Pages

Labels

Pages - Menu

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 24 April 2013

pengertian dan berita tentang Star trail

Star trail
 
pada kesematan kali ini saya akan kembali memposting tentang star tail,
 memang dari dulu aku suka yang namanya ilmu astronomi ataupun yang sejenisnya, walau mungkin ilmu ini sangat tdk nyambung dengan sekolahku saat ini yang berkecibung di dunia komputer dan jaringan, namun apa salahnya jika saya/kita belajar bersama tentang astronomi agar pengetahuan kita bertambah tentunya


Foto ini bisa terjadi karena bintang yang kita lihat tiap malam bergerak di langit. Pergerakan ini yang ditangkap oleh rana (shutter) kamera sehingga dapat disajikan menjadi foto yang menarik. Untuk
mendapatkan foto star trail yang melingkar, arahkan kamera pada North Star ( Polaris). Meskipun Polaris bukanlah pusat dari gerakan bintang, tapi dari bumi, bintang- bintang terlihat seperti bergerak mengitari Polaris.

Sebuah foto star trail dapat diperoleh dengan dua cara. Yang pertama adalah dengan melakukan long exposure yang memang benar2 sangat lama, bahkan berjam-jam menggunakan mode Bulb. Hal ini sering dilakukan di era kamera film. Teknik ini terlalu berisiko untuk melakukan dengan kamera digital. Long exposure berjam-jam dapat menyebabkan munculnya dead pixel pada sensor atau bahkan menyebabkan matinya sensor.

Cara kedua adalah dengan menggabungkan
beberapa foto dengan waktu exposure yang
lebih singkat. Pilih mode Manual pada kamera dan mengatur kecepatan di kisaran 20-30 detik. Lakukan beberapa tes untuk melihat akurasi fokus dan exposure. Jika
gambar yang dihasilkan terlalu gelap ( underexsposed) , maka naikkan ISO sampai dengan 3200 meskipun hal ini akan mengakibatkan munculnya noise. Terangi daerah foreground dengan cahaya buatan seperti speedlite atau senter. Jangan lupa untuk mematikan fitur noise reduction karena akan memperlama waktu pengolahan gambar pada kamera. Setelah
mendapatkan pengaturan terbaik dari
kamera, atur intervalometer pada nilai 3-5 detik. Jika interval terlalu lama, maka bintang akan menghasilkan jejak terputus- putus.
Jika pengambilan foto tidak terlalu lama ( misal hanya 1 jam) maka
jejak bintang yg ditimbulkan juga tidak terlalu panjang.

Pada bagian post processing, kita hanya
tinggal menggabungkan serangkaian foto-foto yang telah kita ambil menjadi satu gambar dengan menggunakan software pengolah gambar seperti Adobe Photoshop atau aplikasi khusus untuk memproses foto star trail.

Foto: Star trail

Foto ini bisa terjadi karena bintang yang kita lihat tiap malam bergerak di langit. Pergerakan ini yang ditangkap oleh rana (shutter) kamera sehingga dapat disajikan menjadi foto yang menarik. Untuk
mendapatkan foto star trail yang melingkar, arahkan kamera pada North Star ( Polaris). Meskipun Polaris bukanlah pusat dari gerakan bintang, tapi dari bumi, bintang- bintang terlihat seperti bergerak mengitari Polaris.

Sebuah foto star trail dapat diperoleh dengan dua cara. Yang pertama adalah dengan melakukan long exposure yang memang benar2 sangat lama, bahkan berjam-jam menggunakan mode Bulb. Hal ini sering dilakukan di era kamera film. Teknik ini terlalu berisiko untuk melakukan dengan kamera digital. Long exposure berjam-jam dapat menyebabkan munculnya dead pixel pada sensor atau bahkan menyebabkan matinya sensor.

Cara kedua adalah dengan menggabungkan
beberapa foto dengan waktu exposure yang
lebih singkat. Pilih mode Manual pada kamera dan mengatur kecepatan di kisaran 20-30 detik. Lakukan beberapa tes untuk melihat akurasi fokus dan exposure. Jika
gambar yang dihasilkan terlalu gelap ( underexsposed) , maka naikkan ISO sampai dengan 3200 meskipun hal ini akan mengakibatkan munculnya noise. Terangi daerah foreground dengan cahaya buatan seperti speedlite atau senter. Jangan lupa untuk mematikan fitur noise reduction karena akan memperlama waktu pengolahan gambar pada kamera. Setelah
mendapatkan pengaturan terbaik dari
kamera, atur intervalometer pada nilai 3-5 detik. Jika interval terlalu lama, maka bintang akan menghasilkan jejak terputus- putus.
Jika pengambilan foto tidak terlalu lama ( misal hanya 1 jam) maka
jejak bintang yg ditimbulkan juga tidak terlalu panjang.

Pada bagian post processing, kita hanya
tinggal menggabungkan serangkaian foto-foto yang telah kita ambil menjadi satu gambar dengan menggunakan software pengolah gambar seperti Adobe Photoshop atau aplikasi khusus untuk memproses foto star trail.

-V5

0 komentar:

Posting Komentar

 

Calendar

Ada kesalahan di dalam gadget ini

visitor

Flag Counter