KOMPAS.com — Perbedaan permulaan bulan Ramadhan kemungkinan besar akan terjadi lagi pada 1435 Hijriah atau 2014 Masehi.
Hal itu diungkapkan oleh Hakim L Malasan, dosen astronomi di Jurusan Astronomi, Institut Teknologi Bandung.
Perbedaan terjadi sebab adanya dua paham dalam penentuan awal Ramadhan, atau secara umum awal kalender Hijriah.
Metode pertama mendasarkan pada perhitungan astronomis dan matematis, disebut hisab. Cara kedua adalah berdasarkan visibilitas